Hidup Itu Pilihan

Kalimat judul di atas bukanlah sebuah kalimat yang asing bagi saya dan mungkin bagi kita semua. Kalimat tersebut sudah menjadi sebuah quote motivasi yang sering kita baca di buku-buku motivasi dan pengembangan diri serta kita dengar di seminar-seminar yang serupa. Kalimat tersebut entah kenapa selalu berputar-putar di dalam pikiran saya, terutama dalam dua minggu terakhir ini. Saya tiba-tiba teringat kata-kata senior saya saat SMA dulu terkait pilihan dalam hidup,

Kita semua pasti akan menghadapi setidaknya tiga pilihan besar dalam hidup: memilih jurusan kuliah, memilih pekerjaan, dan memilih pasangan hidup.

Tepat sekali saat itu saya sedang bingung menentukan jurusan kuliah sehingga quote itu masih saya ingat sampai sekarang. Kini saat itu pun tiba. Waktu dimana saya menghadapi pilihan besar berikutnya akhirnya datang juga, yaitu memilih pekerjaan. Mungkin tidak ada hari yang saya lewati tanpa memikirkan pilihan pekerjaan mana yang paling tepat bagi saya dan juga orang-orang di sekitar saya. Di tengah kebingungan tersebut, tidak lupa pula saya bersyukur. Ada beberapa orang yang bahkan tidak punya kesempatan untuk memilih karena memang tidak punya pilihan lain. Saya bersyukur karena saya masih diberi kesempatan untuk memilih.

Setelah berkonsultasi kemana-mana dan menimbang beberapa saran yang saya terima, akhirnya keputusan saya sudah bulat. Semoga keputusan yang saya ambil merupakan pilihan terbaik serta menjadi berkah bagi diri saya dan juga seluruh orang di sekitar saya. Aamiin ya Allah.

Untuk pilihan besar yang terakhir, insya Allah saya sudah menemukan calon pendamping saya dan doakan semoga kami dapat segera menikah di tahun 2019 ini. Aamiin ya Allah 🙂

Leave a Reply