Rasa Takut Itu

Malam itu hujan turun bergerombol dengan riang gembira menuju muka bumi. Suasana menjadi dingin sejadi-jadinya. Saat aku mengharapkan rasa sejuk untuk menggantikan panas siang sebelumnya, dingin malam itu justru terasa menusuk.

Di tengah kedinginan itu, mendadak air mata jatuh membasahi pipi. Aku iri pada riang gembira hujan yang turun malam itu. Berbeda dengan sang hujan, aku sedang dilanda ketakutan. Ya, sejak beberapa hari ke belakang.

Aku takut kehilangan Allah, pelindung dan penguasa yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, lagi Maha Bijaksana atas diriku yang hina. Aku takut kehilangan agama Islam, petunjuk dan pedoman sehari-hariku agar hidup selalu aman dan nyaman. Aku takut kehilangan orang-orang yang sangat aku cintai, bagian yang melengkapkan kurangnya diriku dan bersedia menemaniku hingga akhir hayat.

Aku harap itu semua hanyalah emosi-emosi negatif yang tak beralasan, semacam kecemasan dan ketakutan berlebihan yang semu. Aku mohon ya Allah, hilangkanlah ketakutan-ketakutan itu dan gantikanlah dengan keberanian-keberanian yang berlandaskan keyakinan atas-Mu.

Aamiin ya Allah, ya rabbal ‘alamin.

Leave comment